1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Dies Natalis STIKes Santo Borromeus ke-62

Kamis, 23 September 2015 STIKes Santo Borromeus diwarnai keceriaan dengan adanya perayaan Dies Natalis yang ke-62. Dies Natalis kali ini mengusung tema “Hidup Rukun Dalam Keberagaman”.
Suatu kebanggaan tersendiri untuk Dies Natalis tahun ini karena acara yang diawali dengan Misa syukur yang dipimpin oleh Mgr.  Anton Subianto Bunjamin, OSC didampingi Rm. Widyo, OSC.

 


Misa berlangsung khidmat yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Stikes Santo Borromeus beserta para tamu undangan (Ketua Perkumpulan Perhimpunan Santo Borromeus : Dr Cynthia Liem, Pengawas Yayasan Perkumpulan Perhimpunan Santo Borromeus : Ibu Sri H, Direksi Rumah Sakit Cahya Kawaluyan Suster-suster Konggregasi Carolus Borromeus dan para pensiunan STikes Santo Borromeus serta Alumni).  Homili yang diberikan oleh Mgr  Anton Subianto Bunjamin, OSC pun sungguh dapat memotivasi dan membuat introspeksi untuk setiap pribadi bahwasanya kepentingan ilahi lebih penting dibandingkan kepentingan insani yang lebih berorientasi kepada materi. Kepentingan ilahi sendiri artinya mau berbagi dan tidak mementingkan ragawi atau kesenangan sendiri. Hubungannya dengan dunia kesehatan adalah supaya kita dapat melayani dengan total, sepenuh hati dan tanpa membeda bedakan suku agama, ras, suku bangsa dan status social.

 


Setelah Misa Syukur acara dimeriahkan dengan adanya persembahan dari Mahasiswa berupa tarian dari tanah dari Borneo. Dan Acara Puncaknya adalah prosesi ulang tahun dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Stikes, Ns Elisabeth Ari, S.Kep, M.Kes., AIFO, arti pemotongan tumpeng ini adalah ucapan syukur atas keberadaan Stikes selama 62 tahun, harapan dan doa kiranya STikes dapat terus tumbuh dan berkembang untuk mencapai visi yang ada. Setelah pemotongan tumpeng dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai symbol untuk mencapai mimpi, harapan seluruh Civitas Akademika STIKes Santo Borromeus supaya dapat berguna untuk seluruh masyarakat dimanapun mereka berada.  
Penghargaan untuk mahasiswa STIKes Santo Borromeus pun dilakukan pada moment ini. Penyerahan Sertifikat bagi mahasiswa yang terpilih untuk  study exchange ke Thailand dan Jepang serta mahasiswa yang berprestasi di masing-masing program studi. Wajah bahagia dan bangga tampak pada mahasiswa yang mendapatkan penghargaan tersebut dan diharapkan memotivasi mahasiswa lainnya untuk ikut berprestasi dan meraih kesempatan yang sama di waktu yang akan datang.
Setelah itu perayaan dilanjutkan dengan berbagai kreativitas dari seluruh civitas akademika STIKes Santo Borromeus. Sesuai dengan tema yang ada, persembahan yang disajikan mengacu pada asal daerahnya masing-masing dan saling berkolaborasi sehingga tampaklah kerukunan dari berbagai keberagaman yang ada. Tarian dari berbagai daerah (Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan,Sumatera Utara, Bali, NTT, Papua), Nyanyian khas Lampung, Band, Ballet, Modern Dance sungguh memeriahkan suasana di siang itu. Terlebih dapat terlihat bahwa di tiap daerah mempunyai ciri khasnya dalam hal tari dan music.
Dirgahayu STIKes Santo Borromeus semoga semakin jaya dan terus menghasilkan insane yang berwawasan global dan berbela rasa dalam kehidupan masyarakat. PROFICIAT! (LS/CDR)